coverbook ahokmelawanarusKlik gambar untuk mengunduh E-book

Layang-layang bisa terbang paling tinggi karena menantang angin, bukan pengikutinya. Ini rumus sederhana yang disampaikan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill pada masa-masa sulit, terutama menghadapi Perang Dunia Kedua. Ia memerintah tahun 1940-1945, dan 1951-1955. Terpaan dan hambatan harus dihadapi, bukan diikuti, apalagi dihindari.

Hidup seseorang dari lahir hingga dewasa, secara proporsional akan terus menanjak, ibarat masuk sekolah dari kelas satu dan seterusnya hingga kelas yang paling tinggi. Untuk bisa naik kelas harus lulus ujian, dari yang ringan hingga yang amat berat. Makin tinggi kelasnya, makin berat ujiannya. Seperti pepatah, semakin tinggi pohon semakin kencang terpaan anginnya.

Basuki Tjahaja Purnama yang populer disapa Ahok adalah politikus yang berani menantang terpaan arus kuat terutama fanatisme agama dan etnis. Buku ini merekam sejarah, sekaligus mengurai secara jeli dan tajam, bagaimana perjalanan Ahok mendaki jalan terjal dinamika politik di Indonesia. 

“Buku ini bisa jadi bacaan menarik bagi publik yang selama ini tidak mengikuti lika-liku pergulatan Ahok di Jakarta atau mereka yang sekadar menyerap informasi dari judul berita atau pesan-pesan agitasi yang banyak beredar di media sosial.” – Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia

Leave A Comment