Upaya Meneguhkan Toleransi

Upaya meneguhkan toleransi merupakan tindak lanjut dari proses membangun kebersamaan dan kesetiakawanan di antara umat beragama yang memiliki perbedaan keyakinan dan cara pandang satu sama lain. Upaya meneguhkan toleransi, (mungkin) ditakdirkan menjadi pekerjaan rumah yang terus menerus tanggungjawab yang harus diemban sebagian warga negara Indonesia. Tantangan dalam melakukan upaya ini datang silih berganti, dan intensitasnya akan meningkat terutama pada saat-saat menjelang perhelatan politik seperti Pemilu atau Pilkada. Bagaimana cara menjawab tantangan inilah antara lain tulisan sederhana ini diarahkan. Bagi bangsa…...
Read More

Keberagamaan Basuki

Menjelang akhir tahun, soal kehidupan beragama menjadi perbincangan hangat antara lain karena dua peringatan “kelahiran”, Maulid yang diperingati umat Islam, dan Natal yang diperingati umat Nasrani, waktunya beriringan, yakni 24 dan 25 Desember 2015. Pada saat yang bersamaan, di media sosial beredar video youtube yang berisi rekaman “curhatan” Basuki Tjahaja Purnama tentang agama. Dalam “curhatan” yang berdurasi 2,58 menit itu antara lain dia mengatakan bahwa ajaran Kristen itu konyol karena setiap umatnya dijamin masuk surga, tak perlu bayar utang, tak…...
Read More

Menjaga Semangat Multikultural

Hari Santri, 22 Oktober lalu disambut gegap gempita, tapi hanya oleh warga Nahdlatul Ulama (NU). Yang bukan NU, nyaris tidak ada yang peduli. Muhammadiyah bahkan menolak karena dianggap bisa memecah umat Islam menjadi santri dan non-santri. Dengan menetapkan Hari Santri, bukan tidak mungkin, suatu saat ada tuntutan penetapan “Hari Priyayi” dan “Hari Abangan”. Bangsa Indonesia akan terkotak-kotak dalam semangat sektarianisme. Kita menghormati keputusan Presiden Jokowi yang tidak mau dianggap ingkar janji untuk menetapkan Hari Santri, tapi alasan pihak yang menolak…...
Read More

Intoleransi, Sisi Lain Demokrasi

Demokrasi secara praktis bertumpu pada suara mayoritas. Karena itu, demokrasi sangat potensial mengabsahkan intoleransi. Pada saat suara mayoritas menghendaki pelarangan terhadap apa-apa yang dibolehkan oleh kalangan minoritas, maka pada saat itulah terjadi praktik intoleransi dengan mengatasnamakan demokrasi. Antara demokrasi dan intoleransi menjadi praktik yang berhimpitan meskipun secara substantif bertentangan. Demokrasi memberikan kebebasan. Tapi pada saat kebebasan disuarakan, tak selalu mendapatkan persetujuan dari semua kalangan. Di sinilah pentingnya kita menjaga bagaimana agar pada saat mengekspresikan demokrasi, tidak ada kalangan yang merasa…...
Read More

Menjaga Semangat Multikultural

Bagi Indonesia, kondisi multikultural merupakan realitas objektif yang tak bisa dibantah oleh siapa pun. Dalam bahasa Buya Syafii Maarif, kondisi multikultural merupakan fakta keras. Fakta yang tak bisa dibengkokkan. Jika dipaksa dibengkokkan, ia akan patah. Oleh karena itulah, semangat multikultural mutlak harus dijaga. Tapi, meskipun sudah menjadi fakta keras, bukan berarti tak ada kalangan yang mencoba menafikan kondisi objektif masyarakat Indonesia. Dengan mengatasnamakan agama tertentu atau etnik tertentu dan dengan metode tertentu, mereka berupaya menjadikan Indonesia sebagai negara yang terlepas…...
Read More
,

Politik Kebersamaan

Politik kebersamaan adalah politik yang dijalankan dengan menghormati semua golongan dan kepentingan, untuk meraih tujuan yang sama, meskipun melalui jalan dan gerakan yang berbeda-beda. Dalam bahasa yang lebih popular, politik gotong royong, tapi istilah gotong royong telah menjadi trade mark kekuatan politik tertentu, yang apabila kita salah menafsirkannya bisa jadi masalah.  Oleh karena itu saya lebih suka menggunakan istilah politik kebersamaan. Belum popular tapi bisa ditafsirkan dengan bebas.  Tidak mengandung beban sejarah dan atau ikatan emosional dengan kekuatan politik mana…...
Read More

Intoleransi yang Merusak Demokrasi

Dalam kehidupan sosial, untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan hubungan antar kelompok, dibutuhkan toleransi, yakni sikap untuk menenggang rasa, membolehkan, atau membiarkan pendirian (pandangan, pendapat, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya) yang berbeda. Tantangan dari toleransi adalah intoleransi. Toleransi dibutuhkan, terutama dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia yang dihuni berbagai ras, suku, agama, dan golongan. Intoleransi bisa memicu konflik antar suku, agama, ras dan golongan, seperti yang terjadi baru-baru ini di Kabupaten Tolikara, Papua yang kemudian memicu ketegangan di daerah-daerah lain. Intoleransi merupakan…...
Read More

Tantangan Kebebasan Beragama

Pada perayaan Natal, 25 Desember 2012, ternyata masih belum ada perkembangan yang berarti. Seperti Natal tahun lalu, masih ada sejumlah jemaat yang tak bisa melakukan ibadah. Bukan karena sakit atau halangan fisik lainnya, tapi karena mereka mendapatkan tantangan dari sekelompok orang yang tak mengizinkan mereka beribadah seperti yang dialami umat Kristiani di Filadelfia, Bekasi, dan di kompleks perumahan Yasmin, Bogor. (more…)...
Read More