70837 620

Pelajar, Cermin Orang Tua?

Belum selesai benar kontroversi tentang hasil survei yang mengindikasikan adanya proses regenerasi teroris di kalangan pelajar (Rohis), kini muncul fakta baru yang lebih memprihatinkan yakni kebrutalan yang tak berperikemanusiaan. Perkelahian pelajar mungkin hal yang biasa sebagai cermin kenakalan remaja, tetapi jika sudah membunuh secara keji, dan pembunuhnya merasa puas, tentu fenomena yang luar biasa. Ada apa dengan para pelajar kita sehingga mereka begitu brutal? Meskipun yang melakukan hanya sebagian kecil saja, sama sekali tidak mencerminkan prilaku pelajar secara umum, kita…...
Read More

Kesalehan Pasca Idul Fitri

Jika menjelang Idul Fitri, ada ribuan atau bahkan jutaan orang berduyun-duyun mudik ke kampung halaman masing-masing, maka pasca Idul Fitri terjadi sebaliknya, ada jumlah yang sama atau bahkan lebih orang kembali berduyun-duyun kembali ke kota tempat di mana mereka bekerja dan mengadu nasib. Jika menjelang Idul Fitri, mudik merupakan sarana yang sangat efektif untuk menyambung tali silaturrahim yang “putus” dengan keluarga, kerabat, dan handaitolan, maka pasca Idul Fitri merupakan saat yang tepat untuk memulai hidup baru, dengan semangat baru. Bukankah bekerja…...
Read More

Menjaga Semangat Ramadhan

Ada ungkapan bijak, meraih kemenangan lebih mudah dari pada mempertahankannya. Maka siapa pun yang bisa mempertahankan kemenangan dua sampai tiga kali, atau bahkan terus-menerus, sudah pasti ia orang yang istimewa. Bulan Ramadhan dipenuhi dengan hari-hari yang indah dan baik secara spiritual. Di bulan ini orang berlomba-lomba berbuat kebajikan. Masjid dan mushala jauh lebih ramai dari biasanya. Mampukah kita mempertahankan suasana indah dan baik ini setelah Ramadhan berlalu? (more…)...
Read More

Makna Spiritual Mudik

Pada minggu terakhir Ramadhan, menjelang perayaan Idul Fitri, merupakan saat-saat sibuk bagi para perantau untuk mudik yang berarti pulang ke udik, kembali ke kampung halaman, atau kembali ke desa. Jika kita merujuk pada sejarah peradaban, desa merupakan “ibu” dari semua kota. Tidak akan ada kota, tanpa ada desa. Karena itu, kembali ke udik atau ke desa, merupakan episode perjalanan manusia, dari ibu yang melahirkan, lalu ke pusat peradaban, dan kembali lagi ke desa, kembali ke ibu yang melahirkan. (more…)...
Read More

Puasa dan Transformasi Kesalehan

Puasa adalah salah satu ibadah yang dimensi vertikalnya sangat kuat. Dalam suatu hadits qudsi (sabda Rasulullah SAWyang berasal dari Tuhan) disebutkan bahwa: “setiap kebajikan memperoleh imbalan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Puasa adalah untuk-Ku dan Akulah yang akan menentukan pahalanya.” Artinya, imbalan apa yang akan diperoleh orang berpuasa merupakan rahasia ilahi. Agar memperoleh hal-hal yang baik maka dalam berpuasa dibutuhkan kejujuran, keikhlasan, dan kesabaran. Puasa yang dijalankan tanpa kejujuran, keikhlasan, dan kesabaran, bukan tidak mungkin tidak akan mendapatkan…...
Read More

Puasa dari Kejahatan Korupsi

Pada kolom saya sebelumnya sudah dijelaskan bahwa banyaknya keistimewaan berpuasa di bulan Ramadhan ternyata menimbulkan efek samping munculnya para pengemis dadakan (miskin dengan dibuat-buat) serta munculnya sejumlah kalangan yang “sok suci” dengan memberikan “hukuman” atau men-sweeping orang-orang yang dianggap merusak ibadah Ramadhan. Pada kesempatan kali ini saya ingin mengajukan satu pertanyaan yang penting untuk menjadi bahan renungan bersama pada saat kita berada dalam suasana Ramadhan yang penuh hikmah. Pertanyaan yang dimaksud adalah: bisakah kita puasa dari kejahatan korupsi? (more…)...
Read More

Al-Quran yang Mencerahkan

Salah satu keistimewaan bulan Ramadhan adalah di dalamnya diturunkan pertama kali ayat al-Quran. Peristiwa turunnya ayat al-Quran ini kemudian populer dengan sebutan Nuzulul Quran. Nuzulul Quran menjadi penanda pencerahan pemikiran, kebangkitan peradaban, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Ada riwayat yang mengatakan bahwa sebelum turun ayat-ayat al-Quran, masyarakat Arab dalam keadaan ummiyyin yang secara harfiah bermakna “masyarakat buta huruf”. Ada yang bisa membaca tapi sangat sedikit, hanya belasan saja dari ratusan ribu orang. Maka sangat relevan jika ayat pertama yang diturunkan adalah…...
Read More

“Efek Samping” Keistimewaan Ramadhan

Dengan banyaknya dalil-dalil baik dari ayat-ayat al-Quran maupun Sunnah Nabi (hadits) kita mengetahui betapa besar keistimewaan bulan Ramadhan. Tapi tahukah Anda, dalam konteks sosiologis, terutama jika kita amati fenomena yang terjadi di sekitar kita, keistimewaan Ramadhan itu ternyata membawa efek samping yang sedikit banyak mengganggu keistimewaan, atau bertolak belakang dengan kemuliaan Ramadhan. Di antara efek samping yang dimaksud adalah, pertama, jumlah pengemis meningkat tajam di bulan Ramadhan, dengan kreatifitas yang berfariasi. Kita sadar bahwa memang masih banyak orang yang “berpuasa” jauh…...
Read More

Momentum Introspeksi

Bulan Ramadhan adalah bulan introspeksi, karena dalam bulan ini ada aura yang membawa kita pada kondisi spiritual yang sarat dengan kebajikan. Hampir seluruh ruang publik yang kita temui, jalanan, trotoar, pertokoan, perkantoran, dan taman-taman seakan berubah menjadi ruang ibadah. Bait-bait kitab suci tersebar dan terdengar dimana-mana.Dalam bulan ini, semua yang terbiasa berbuat jahat “dipaksa” istirahat. Yang terbiasa berbuat maksiat “dipaksa” bertaubat. Karena semua peluang itu ditutup rapat-rapat. Barangkali inilah makna metaforis dari sebuah hadits yang mengatakan bahwa “pada saat bulan…...
Read More

Politik Kesalehan Sosial (Mengenang Moeslim Abdurrahman)

Baru-baru ini kita telah kehilangan salah satu cendekiawan yang sangat peduli dengan nasib rakyat, terutama mereka yang terpinggirkan atau terabaikan dalam proses mobilisasi sosial. Kepedulian itu antara lain terbaca dalam tulisan-tulisannya yang tersebar di berbagai media dan di antaranya sudah dikompilasi dalam beberapa buku.“Berdustalah mereka yang hanya menikmati bersembahyang, namun melupakan nasib orang-orang yang tersingkirkan dan menderita secara sosial.” Demikianlah salah satu diktum yang ia kemukakan dalam salah satu bukunya “Islam yang Memihak” (2005). (more…)...
Read More