Situasi abnormal, apa yang kita lakukan kadang serba salah. Lambat salah, terlalu cepat juga dianggap kurang tepat. Bahkan yang proporsional pun bisa menimbulkan kesan terlalu maju lantaran berada pada langgam politik yang melambat.
 

Ibaratnya seperti berjingkrak di tengah irama musik keroncong yang syahdu-mendayu. Mengapa baru-baru ini Prof Dr Ahmad Syafii Maarif menyebut Jusuf Kalla sebagai “the real President”? Saya yakin, karena mantan Ketua Umum Muhammadiyah yang akrab disapa Buya Syafii itu berpedoman pada norma yang bersifat umum. Berpijak pada kondisi yang normal.

Meskipun belum tentu melalui observasi yang mendalam, pernyataan Buya Syafii itu muncul bukan karena ada konsesi-konsesi politik tertentu sehingga dikesankan sebagai komentar paling ngawur di antara banyaknya komentar ngawur yang lain. Komentar Buya muncul secara spontan, jujur, didasarkan pada sesuatu yang tampak jelas, yaitu banyaknya inisiatif-inisiatif JK dalam menangani masalah-masalah dengan penyelesaian yang relatif cepat dan tuntas.

Yang membuat kita senang, baik SBY maupun JK menyikapi pernyataan itu dengan  menunjukkan kenegarawanan sejati. Respon JK dengan menyebut dirinya “the real vice President” menunjukkan sikap rendah hati,  elegan, dan patut diapresiasi. Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari pernyataan Buya?  Pertama, yang utama adalah bagaimana agar setiap pemimpin atau pun calon pemimpin mampu mengendalikan diri, tidak mudah terprovokasi, dan menjadikan setiap kritik sebagai sarana  introspeksi diri.

Kedua, kondisi sosial ekonomi bangsa kita saat ini membutuhkan  manusia-manusia yang selalu mengedepankan kearifan dan kebersamaan, karena krisis ekonomi yang terjadi saat ini, membutuhkan kearifan dan kebersamaan di antara kita. Ketiga, dalam situasi apa pun, akal sehatlah yang harus senantiasa mendasari setiap ucapan dan perbuatan kita. Tanpa akal sehat kita akan terjerembab pada kepanikan dan buruk sangka yang destruktif. Untuk itu, mari kita selalu berpikir positif.

Dimuat oleh : Padang Ekspres Tanggal 01 Desember 2008

Leave A Comment